Di
edisi terbaru Microsoft Security Intelligence Report (MSIR), salah satu laporan sekuriti paling lengkap tentang tren sekuriti di industri teknologi informasi global. Analis Microsoft mengatka bahwa jumlah
malware yang dibersihkan meningkat 43% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Walaupun semakin mewabahnya
malware bukan berita baik, akan tetapi statistik yang sama juga menunjukkan bahwa apabila pengguna ingin mencari ekosistem komputer yang lebih aman sebaiknya menggunakan Vista dan sistem operasi 64-bit.
Selama lebih dari satu dekade lamanya kita selalu mendengar laporan mengenai celah keamanan dan berbagai ancaman dari internet. MSIR terakhir menunjukkan tren yang sama dengan sebelumnya, yaitu semakin banyaknya
malware yang berusaha untuk menginfeksi komputer Anda. Laporan sepanjang 150 halaman tersebut tidak sepenuhnya negatif, namun menunjukan tren positif pada perang terhadap malware.
Microsoft mengatakan bahwa jumlah
malware yang berhasil dibersihkan dari PC meningkat 43% dari H2 2007 (42.2 juta
malware dari 15,8 juta komputer) ke H1 2008 (62.1 juta
malware dari 23,9 juta komputer). Jadi, sementara jumlah pembersihan
malware secara nominal meningkat, rata-rata
malware per komputer terus berkurang — dari 2.7 menjadi 2.6 persen.
Microsoft mengatakan bahwa PC yang terdeteksi memiliki
malware naik dari 0,8% di H1 2007 menjadi 1% di H1 2008. Microsoft mengatakan angka ini tidak berarti
malware semakin mewabah, tetapi sebaliknya menunjukkan bahwa aplikasi
anti-malware menjadi lebih efektif dalam mendeteksi dan menangkap malware.
Satu lagi berita positifnya, Microsoft mengatakan bahwa jumlah celah keamanan unik (varian atau jenis) yang ditemukan di seluruh penjuru industri berkurang: Trojan berkurang 34.3% sedangkan
exploit berkurang 9%. Virus masih merupakan
malware paling dominan dengan pertumbuhan sebesar (2.8%) sementara Trojan downloaders (+6.8%), backdoors (+21.8%), pencurian passrowds (+34.5%) dan worms (+3.8%).
Menurut Microsoft, sistem operasi dengan tingkat infeksi paling tinggi adalah Windows XP RTM dengan tingkat infeksi sebesar 3,38%, diikuti oleh beberapa versi XP dengan
service pack — XP SP3 menunjukan tingkat infeksi 0,92%. Vista berada di urutan terakhir dengan 0,49% pada versi RTM dan 0,45% untuk Vista SP1. Software Windows yang memiliki tingkat infeksi paling rencah adalah Server 2003 SP2 dengan 0,1%.